Monday, March 7, 2016

Mengenal Mahakarya Sastra Indonesia melalui "Buku dan Pengarang" karya Yus Badudu

Mengenal Mahakarya Sastra Indonesia melalui "Buku dan Pengarang" karya Yus Badudu

Buku dan PengarangBagi pecinta sastra, nama Yus Badudu mungkin lebih lekat dengan pembinaan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Namun, melalui bukunya yang berjudul "Buku dan Pengarang", beliau membuktikan diri sebagai pemandu yang handal dalam membedah intisari karya-karya sastra besar tanah air.

Buku ini pertama kali terbit tahun 1973 dan terus dicetak ulang hingga versi revisi Maret 2008 oleh Khazanah Bahari Bandung. Memiliki buku ini adalah sebuah keuntungan besar, terutama bagi siapa saja yang ingin mengenal sejarah sastra tanpa harus membaca ratusan halaman novel aslinya satu per satu.



Mengapa Buku Ini Sangat Relevan?

Buku ini bukan sekadar kumpulan ringkasan cerita. Yus Badudu memberikan "kunci" untuk memahami:

  • Latar Belakang Sosiologis: Bagaimana kondisi masyarakat saat karya tersebut ditulis.

  • Analisis Psikologis: Membedah kejiwaan para tokoh dalam menghadapi konflik.

  • Gaya Bahasa & Bercerita: Memahami perbedaan style antar generasi sastrawan (mulai dari era Balai Pustaka hingga Pujangga Baru).

Ini adalah gerbang awal yang sangat membantu sebelum kita memutuskan untuk membaca karya aslinya secara utuh.

Daftar 15 Mahakarya Sastra dalam Buku Ini

Berikut adalah daftar karya sastra besar Indonesia yang dikupas tuntas oleh Yus Badudu dalam bukunya:

Judul Karya Sastra

Penulis

Tahun Terbit

Siti Nurbaya

Marah Rusli

1922

Salah Asuhan

Abdul Muis

1928

Kasih Tak Terlarai

Suman Hasibuan

1931

Kalau Tak Untung

Selasih

1933

Layar Terkembang

Sutan Takdir Alisyahbana

1936

I Swasti Setahun di Bedahulu

I Gusti Nyoman Panji Tisna

1938

Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck

Hamka

1938

Belenggu

Armijn Pane

1940

Sedih dan Gembira

Usmar Ismail

1948

Atheis

Achdiat Kartamiharja

1949

Katak Hendak Jadi Lembu

Nur St. Iskandar

1953 (cetak)

Kehilangan Mestika

Hamidah

1953 (cetak)

Mekar Karena Memar

Alex L. Tobing

1959

Hati yang Damai

Nh. Dini

1960

Pagar Kawat Berduri

Trisnoyuwono

1961

Inspirasi untuk Menulis Kembali

Membaca "Buku dan Pengarang" memberikan motivasi tersendiri bagi saya sebagai blogger untuk terus menuliskan ulasan atau ringkasan sastra. Di era digital ini, akses terhadap karya-karya klasik ini sebenarnya sudah jauh lebih mudah karena banyak yang telah dicetak ulang dengan kualitas kertas yang lebih baik.

Mengenal karya besar ini adalah cara kita menghargai identitas bangsa. Baik melalui perburuan buku fisiknya langsung maupun melalui sumber ensiklopedia sastra, setiap karya menyimpan pesan yang masih relevan hingga hari ini.





Ditulis oleh: Arsyad R Bahasa dan Sastra Updated at : 11:15 PM

No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...